Hai malam...
Tahukah dirimu?
Terlalu berharap itu memang tidak baik.
Lantas?
Ya, harapan
Harapan itu muncul karena dirimu.
Dirimu yang memulai,
Namun dirimu yang mengakhiri secepat ini.
Apa maksudnya?
Mengakhiri saatku baru saja ingin memulainya.
Salahkah aku?
Salahkah aku karena sedari awal, sikap dingin lah yang ku tunjukkan padanya.
Andaikan dirimu tahu, maksud dari sikapku itu.
Maksud ku, hanya ingin menjaga diri.
Lalu, apakah arti salam darimu itu?
Salam hangat yang kau titipkan pada temanmu untukku.
Bolehkah aku bertanya perihal salam ini?
Yang selalu membuatku terngiang.
Membuatku berdo'a dan selalu berdo'a
Agar Tuhan menghilangkan bayanganmu dari sisiku.
Dan tahukah dirimu?
Aku selalu menyebut namamu di kehangatan langit malam.
Mungkin, itu hanya mimpi ku saja.
Tak mungkin dia tahu ini.
Dan salahku karena terlalu berharap padanya saat ini.
Apa yang terjadi padaku?
Dibutakan oleh kata 'rindu' ?
Apakah itu yang kurasakan saat ini?
Bintang, berilah sinar rembulan yang terang benderang.
Lalu disitulah aku akan mencari jawaban dari segala pertanyaan ku ini.
Untukmu yang jauh disana~
Depok, 3 April 2017.
Salam hangat dariku,
Farah






0 comments:
Post a Comment